Standar penamaan, metadata, dan referensi koordinat sering diabaikan, padahal justru itu yang membuat data bisa digabungkan.
Banyak instansi telah memiliki data spasial dalam jumlah besar, namun kesulitan menggabungkannya. Masalahnya jarang pada volume data, melainkan pada ketiadaan kesepakatan struktur sejak awal.
Mulai dari sistem referensi
Perbedaan datum dan sistem proyeksi menimbulkan pergeseran yang tampak sepele di layar namun berakibat serius pada perhitungan luas dan batas. Penyeragaman referensi koordinat wajib dilakukan sebelum penggabungan.
Metadata bukan formalitas
Tanpa catatan sumber, tanggal perekaman, dan tingkat ketelitian, sebuah lapisan data kehilangan konteks dan berisiko dipakai untuk keperluan yang tidak sesuai.
Tetapkan walidata
Satu jenis data sebaiknya memiliki satu penanggung jawab. Kejelasan ini mencegah munculnya beberapa versi data yang sama-sama diklaim resmi.